friendship,..
Januari 23, 2009
nurrini
* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *
Suatu hari dua orang kaki-laki sedang berjalan-jalan di hutan. Mereka adalah dua orang yang bersahabat sejak lama.
Dalam perjalanan, untuk mengusir rasa lelah dan rasa bosan, mereka berdua ngobrol membicarakan apa saja yang bisa di bicarakan.
Namun salah seorang dari mereka sering kali mengatakan suatu hal yang membuat temannya tidak senang, sampai suatu saat ia membuat temannya benar-benar tersinggung dan marah.
Laki-laki yang tadi tersinggung tadi sedikit menjaga jarak dari teman seperjalanannya yang menyebalkan. Namun alih-alih meminta maaf , temannya itu justru tidak mau mengakui kesalahannya, dan turut mendiamkannya.mereka berdua seolah tidak ada yang mau mengalah.
Perjalanan panjang mereka di tangah hutan lebat itu kini kian sepi dan membosankan, namun itu tidak membuat satu pun dari mereka mau mengalah dan mengajak berbaikan. Mereka juga tidak peduli walaupun perjalanan mereka masih panjang.
suatu ketika, laki-laki yang beberapa saat lalu tersinggung oleh perkataan temannya itu terperosok ke dalam sebuah lubang, untunglah ia bisa berpegangan pada akar-akar tanaman dan tidak jatuh sampai ke dasar dari lubang yang ternyata adalah sebuah jurang yang sangat dalam.
ia merasa ia akan jatuh sebentar lagi, karena ia sudah merasa tak kuat bertahan. Ia juga mengira bahwa teman seperjalananya akan mau menolongnya.
ternyata tidak demikian, temannya yang menyebalkan itu tetap datang dan dengan susah payah membantunya keluar dari jurang itu. bahkan sampai tangannya terluka.
akhirnya kini ia sadar,
memiliki seorang teman yang menyebalkan tetaplah lebih baik daripada seorang diri..
* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * *
kejadi seperti kisah diatas sering kali kita jumpai dalam kehidupan kita sehari-hari, khususnya saya sendiri,…(he3)
saya tidak menyangkal kadang keegoisan saya telah membuat saya menjadi orang yang tidak mau menerima kesalahan kecil orang lain, sehingga kadang saya lupa atas banyaknya hal baik yang ia lakukan untuk saya sebagai sahabatnya, keluarganya, atau apapun diri saya untuk orang-orang di sekitar saya…
namun saya sering kali merasa sangat menyesali kemarahan sesaat saya yang membuat kami bertengkar heboh (mungkin), kemarahan kita akan kita sesali suatu saat kemudian karena kemarahan tidak menghasilkan manfaat apapun bagi kita…
saran saya untuk menghindari marah;
- istighfar,
- minum air putih,
- berpikirlah dua kali, ingat apa saja hal baik yang pernah di lakukuan orang itu untuk kita.
yang jelas jangan sampai berbicara dalam keadaan marah, apalagi dengan perasaan yang penuh emosi, bisa bahaya nanti! kita juga harus memahami, tidak seorangpun sempurna,… namun biarpun begitu ,
kebaikan seseorang bisa menutupi kekurangannya…
Entry Filed under: Uncategorized
Satu komentar Add your own
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to comments via RSS Feed
1.
ekkysabdina |
Januari 26, 2009 pukul 7:01 am
Ae nurini.Wah,cerita yg insPiratioNal. BAgus. Ayo ditambAh lagi ceritanya. Oya nur jangan lupa buat daftar tmanMu ya. Gampang, masuk ke dashboard, kLik taut/link, piliH tambAh bAru. KasiH namaku, webku http://ekkysabdina.wordpress.com
piliH _blank, oke?